Nah, ini dia lanjutan dari post sebelumnya. Di sini saya akan mulai membahas mengenai web usability dari situs penjualan buku online Indonesia Bookoopedia.com.
Seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa bahan referensi untuk membahas web usability ini dari buku Don’t Make Me Think karangan Steve Krug. Point-point yang akan saya jadikan panduan ada di chapter 7: ‘The first step in recovery is admitting that the Home page is beyond your control (designing the Home page).’
Menurut Steve Krug, hal-hal yang harus diakomodasi oleh suatu Home page adalah:
- Site identity and mission.
- Site hierarchy.
- Search.
- Teases.
- Timely content.
- Deals.
- Shortcuts.
- Registration.
Selain itu Home page juga harus dapat memenuhi kebutuhan pengguna seperti:
- Show what I’m looking for.
- …and what I’m not looking for.
- Show me where to start.
- Establish credibility and trust.
Baiklah, tdak akan ditunda-tunda lagi, sekarang saya akan coba bahas satu persatu apakah Home page Bookoopedia.com telah memenuhi kriteria yang diberikan oleh Steve Krug ini…
Site Identity and Mission
Home page suatu situs harus dapat memberitahu pengunjung: ‘Situs apa ini?’, ‘Apa kegunaan situs ini?, dan jika bisa: ‘Kenapa saya harus ke situs ini, tidak ke situs yang lain?’.
Pada kriteria pertama ini Home page Bookoopedia.com dapat memenuhi ketiganya. ‘Situs apa ini?’ dapat dijawab dengan mudah oleh tulisan dan logo besar yang berada di pojok kiri atas halaman. Untuk ‘Apa kegunaan situs ini?’, pengunjung dapat segera tahu begitu melihat tulisan ‘keranjang belanja’ yang ada tepat di bawah logo Bookoopedia. Selain itu pengunjung juga bisa tahu kegunaan situs ini dengan melihat deretan cover buku yang disertai dengan keterangan judul, pengarang, harga, dan tombol “Beli”, tapi sayangnya pengunjung harus men-scroll layar ke bawah dulu.

Dan untuk alasan ‘Kenapa saya harus ke situs ini, tidak ke situs yang lain?’, diberikan oleh Home page Bookoopedia.com di bagian tengah halaman, di bawah tulisan “Home”. Namun, tulisannya terlalu panjang dan kurang menarik untuk dibaca. Terlebih bagi pengunjung yang sudah sering datang ke situs ini, tulisan ini lama-lama akan terasa mengganggu. Yang mereka inginkan adalah langsung melihat daftar buku-buku baru, dan untuk itu sayangnya mereka harus men-scroll layar ke bawah dulu.
Site Hierarchy
Suatu Home page harus dapat memberikan gambaran ‘Apa saja yang dapat saya temukan di situs ini?’ dan ‘Apa saja yang dapat saya lakukan di sini?’. Biasanya hal-hal ini dapat dilihat dari tombol-tombol navigasi yang ada pada Home page.

Pada Home page Bookoopedia.com, tombol-tombol navigasinya cukup mudah dikenali dan digunakan walaupun warnanya kurang menarik. Sebaik apa tombol-tombol navigasi pada Home page ini dapat menggambarkan isi dari situs Bookoopedia.com? Kurang lebih berikut yang ada di pikiran saya saat melihat tombol-tombol yang ada di bagian atas (tab) dari Home page, “Hmm… di sini saya bisa melihat katalog, lalu… promotions? (saya tidak punya gambaran sama sekali apa itu promotions!), kemudian melihat berita, memiliki akun (tapi saya tidak melihat tombol log in atau sign up dimanapun), mencari jawaban jika ada pertanyaan, dan melihat (atau mungkin menulis?) resensi buku.”

Kemudian pada bagian pinggir kiri Home page terdapat list yang dapat memberi tahu dan membantu pengunjung memilih kategori buku-buku yang dijual di Bookoopedia.com. Untuk memesan buku impor, terlebih dahulu kita harus meng-klik “Buku-buku impor (Amazon.com)” untuk dapat melihat kategori dari buku-buku impor.
Search
Hampir semua situs saat ini harus memiliki kotak isian search yang mudah dikenali pada Home page mereka. Termasuk di Bookoopedia yang merupakan situs penjualan buku online, maka search akan sangat membantu calon pembeli untuk menemukan buku yang mereka inginkan. Kotak isian search di Home page Bookoopedia terletak pada sisi kiri, di bawah bagian “keranjang belanja”. Posisi yang sedikit unik, karena umumnya kotak isian search berada pada bagian atas tengah atau kanan situs. Selain itu penyusunan isi bagian seacrh ini terlihat sedikit berantakan. Tulisan “kata kunci” terlihat banyak memakan tempat yang tidak perlu. Kemudian tombol “cari” berada di bawah kotak isian sedangkan tombol “?” berada tepat di sampingnya. (Arizal)

(… bersambung)