How to publish a response into a poetry

Sample Rhetorical Analysis Paper This is not a document great, nevertheless it’s a good instance of the Rhetorical Analysis of a current ad: Lance Armstrong and Nike Inc. has traditionally been a brand suited to competing sportsmen, with its sources in marketing tennis shoes, grounded, but ultimately widened to offer athletes and non clothing and gear – athletes alike. Nike has modified its advertising plans by supporting globally famous sportsmen for example Armstrong to reach its crowd that was diverse.

__(‘Read the rest of this entry »’)

Comments

How to Publish a Research Concern for Research Reports

Three Branches of Government The division must evaluate the laws the executive division is always to implement. The legislative part generates the laws, regulations is reviewed by the part that is judicial, and then the executive division enforces the laws. The judicial branch is made in Article III of the Metabolism. The division could be deemed the absolute most democratic as the judicial branch is ready-upto protect their rights as well as the folks. The department shields the people whilst the legal division talks for the people.

__(‘Read the rest of this entry »’)

Comments

Web Usability : Bookoopedia (4) -Penutup-

Berhubung temen-temen yang lain pada ngasih kata-kata terakhir mereka (loh?), saya juga ikutan ngasih kata-kata terakhir buat analisis web usablity situs Bookoopedia.com ini deh…

Overall… Bookoopedia.com’s Home page has a good web usability interface. I think everyone can get what they want easily from the Home page. It has almost evrything what people expected from an online books shop Home page.

The downside just the arrangement of the contents. I think they can make a more tidy Home page than what they have now. They should determine what contents people need more and place it on the top of their Home page. They also can remove the less important contents from the Home page so it will be more simple and tidy.

Di akhir, saya mengucapkan terima kasih kepada bookoopedia.com, pak Firman, dan teman-teman yang juga mengerjakan tugas analisis web usability ini atas bantuannya. Saya juga mohon maaf apabila ada kekeliruan di sana-sini, karena saya di sini juga masih belajar. (Arizal)

Comments

Web Usability : Bookoopedia.com (3)

Selamat bertemu kembali dengan saya, masih dalam acara membahas web usability dari Home page Bookoopedia.com. Di postingan sebelumnya saya sudah membahas sebagian kriteria dari Home page yang baik, yaitu harus memiliki Site Identity and Mission, Site Hierarchy, dan Search. Sekarang saya akan lanjutkan ke kriteria berikutnya yaitu Teases, Timely Content, Deals, Shortcuts, dan Registration. Ohya sekali lagi, kriteria yang saya gunakan di sini saya ambil dari buku Steve Krug, Don’t Make Me Think.

Teases

Seperti cover suatu majalah, suatu Home page harus dapat menarik minat pengunjung dengan manampilkan “barang-barang bagus” apa saja yang ada di situs ini. Teases bisa dibagi dua, yaitu Content Promo dan Features Promo. Content Promo berisikan berita atau barang-barang terbaru, terpopuler, atau terbanyak diminati oleh pengunjung lain dari situs itu. Sedangkan Features Promo memungkinkan pengunjung untuk mengeksplorasi fitur-fitur menarik apa saja yang dapat mereka gunakan di situs ini.

Yang terbaik dari Home page Bookoopedia.com adalah Content Promo-nya jelas terlihat sekali. Di halaman awalnya Bookooperdia.com menampilkan buku-buku terbaru, buku-buku terlaris, buku-buku yang disarankan, buku-buku terfavorit, dan buku-buku dengan rating dari pembaca tertinggi. Tidak hanya itu, di bagian sidebar-nya  juga terdapat berita-berita terbaru, dan review-review terbaru. Hal ini akan sangat membantu pengunjung untuk dapat memutuskan atau menemukan buku yang ingin mereka beli.

Sedangkan untuk Features Promo, saya kurang menemukannya pada halaman Home page Bookoopedia.com. Dan sayang sekali saat saya kembali ke situs Bokoopedia.com untuk mengeksplorasi lebih jauh, situsnya sedang tidak berfungsi. Jadi seingat saya Feature Promo yang ada hanyalah layanan pengisian voucher pulsa yang ada di sidebar. Tapi apa itu relevan untuk situs penjualan buku online?

Timely Content

Suatu kesuksesan situs dapat ditentukan dari seberapa sering orang datang kembali ke situs tersebut. Oleh sebab itu Home page suatu situs harus memiliki bagian yang selalu di-update secara teratur agar orang tertarik untuk kembali karena tahu bahwa mereka akan menemukan sesuatu yang baru di sana. Bahkan bagi situs yang tidak memiliki hal-hal yang dapat di-update secara teratur paling tidak dapat memberikan link-link berita terbaru sebagai tanda bahwa situs tersebut masih “hidup”.

Untuk Bookoopedia.com sudah jelas hampir seluruh bagian Home page-nya (daftar buku, berita, reviews) merupakan Timely Content yang di-update secara teratur. Kecepatan update-nya juga cukup cepat tapi tidak terlalu sering.

Deals

Pada suatu Home page perlu dialokasikan tempat khusus untuk menaruh iklan baik komersil atau sponsor. Di Bookoopedia banyaknya iklan yang dapat saya lihat ada 5, 4 berupa baris di bagian tengah (di atas Featured Books, di atas New Books, di atas Highest Rating, dan di atas Most Favorite), dan satu lagi di sisi bawah sidebar.

Menurut saya porsi yang dialokasikan untuk lima iklan ini agak terlalu banyak. Ukuran iklan untungnya cukup kecil sehingga tidak banyak makan tempat. Namun penempatannya, khususnya untuk iklan-iklan baris yang di tengah, terasa sedikit mengganggu. Akan lebih baik jika diberikan tempat khusus di bagian pinggir, bawah, atau atas halaman bagi keempat iklan yang ada di tengah ini.

Shortcuts

Konten yang sering diinginkan oleh pengunjung seharusnya memiliki link tersendiri di Home page. Untuk situs penjualan buku online tentu konten yang sering diinginkan adalah pencarian buku dan cara pembelian buku. Kedua hal ini telah disediakan oleh Bookoopedia.com di Home page-nya. untuk Link cara pembelian buku ada di bagian bawah Home (“lihat cara belanja”), dan untuk kotak isian Search ada di bagian sidebar.

Registration

Apabila suatu situs memerlukan pengunjung untuk menjadi anggota, maka pada Home page harus tersedia form login bagi anggota lama dan link untuk mendaftar bagi calon anggota baru. Selain itu juga harus terdapat suatu identifikasi untuk pengunjung apabila mereka sudah login  (seperti: “Selamat datang, Arizal”).

Di Bookoopedia.com calon pembeli yang ingin membeli buku harus terdaftar terlebih dahulu. Setelah terdaftar, maka pendaftar tersebut akan memiliki BUZZ Account yang akan menjadi “tanda pengenal” mereka saat membeli buku. Mereka tidak perlu lagi mengisikan data diri mereka setiap kali mau membeli buku di Bookoopedia.com, cukup memasukkan username dan password BUZZ Account mereka.

Sayangnya, di Home page Bookoopedia.com tidak tersedia form login dan link untuk register. Kedua hal ini dapat ditemukan di menu “My Account” pada navigasi bar di Home page.

(… bersambung) *mungkin*

Comments

Web Usability : Bookoopedia.com (2)

Nah, ini dia lanjutan dari post sebelumnya. Di sini saya akan mulai membahas mengenai web usability dari situs penjualan buku online Indonesia Bookoopedia.com.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa bahan referensi untuk membahas web usability  ini dari buku Don’t Make Me Think karangan Steve Krug. Point-point yang akan saya jadikan panduan ada di chapter 7: ‘The first step in recovery is admitting that the Home page is beyond your control (designing the Home page).’

Menurut Steve Krug, hal-hal yang harus diakomodasi oleh suatu Home page adalah:

  • Site identity and mission.
  • Site hierarchy.
  • Search.
  • Teases.
  • Timely content.
  • Deals.
  • Shortcuts.
  • Registration.

Selain itu Home page juga harus dapat memenuhi kebutuhan pengguna seperti:

  • Show what I’m looking for.
  • …and what I’m not looking for.
  • Show me where to start.
  • Establish credibility and trust.

Baiklah, tdak akan ditunda-tunda lagi, sekarang saya akan coba bahas satu persatu apakah Home page Bookoopedia.com telah memenuhi kriteria yang diberikan oleh Steve Krug ini…

Site Identity and Mission

Home page suatu situs harus dapat memberitahu pengunjung: ‘Situs apa ini?’, ‘Apa kegunaan situs ini?, dan jika bisa: ‘Kenapa saya harus ke situs ini, tidak ke situs yang lain?’.

Pada kriteria pertama ini Home page Bookoopedia.com dapat memenuhi ketiganya. ‘Situs apa ini?’ dapat dijawab dengan mudah oleh tulisan dan logo besar yang berada di pojok kiri atas halaman. Untuk ‘Apa kegunaan situs ini?’, pengunjung dapat segera tahu begitu melihat tulisan ‘keranjang belanja’ yang ada tepat di bawah logo Bookoopedia. Selain itu pengunjung juga bisa tahu kegunaan situs ini dengan melihat deretan cover buku yang disertai dengan keterangan judul, pengarang, harga, dan tombol “Beli”, tapi sayangnya pengunjung harus men-scroll layar ke bawah dulu.

Dan untuk alasan ‘Kenapa saya harus ke situs ini, tidak ke situs yang lain?’, diberikan oleh Home page Bookoopedia.com di bagian tengah halaman, di bawah tulisan “Home”. Namun, tulisannya terlalu panjang dan kurang menarik untuk dibaca. Terlebih bagi pengunjung yang sudah sering datang ke situs ini, tulisan ini lama-lama akan terasa mengganggu. Yang mereka inginkan adalah langsung melihat daftar buku-buku baru, dan untuk itu sayangnya mereka harus men-scroll layar ke bawah dulu.

Site Hierarchy

Suatu Home page harus dapat memberikan gambaran ‘Apa saja yang dapat saya temukan di situs ini?’ dan ‘Apa saja yang dapat saya lakukan di sini?’. Biasanya hal-hal ini dapat dilihat dari tombol-tombol navigasi yang ada pada Home page.

Pada Home page Bookoopedia.com, tombol-tombol navigasinya cukup mudah dikenali dan digunakan walaupun warnanya kurang menarik. Sebaik apa tombol-tombol navigasi pada Home page ini dapat menggambarkan isi dari situs Bookoopedia.com? Kurang lebih berikut yang ada di pikiran saya saat melihat tombol-tombol yang ada di bagian atas (tab) dari Home page, “Hmm… di sini saya bisa melihat katalog, lalu… promotions? (saya tidak punya gambaran sama sekali apa itu promotions!), kemudian melihat berita, memiliki akun (tapi saya tidak melihat tombol log in atau sign up dimanapun), mencari jawaban jika ada pertanyaan, dan melihat (atau mungkin menulis?) resensi buku.”

Kemudian pada bagian pinggir kiri Home page terdapat list yang dapat memberi tahu dan membantu pengunjung memilih kategori buku-buku yang dijual di Bookoopedia.com. Untuk memesan buku impor, terlebih dahulu kita harus meng-klik “Buku-buku impor (Amazon.com)” untuk dapat melihat kategori dari buku-buku impor.

Search

Hampir semua situs saat ini harus memiliki kotak isian search yang mudah dikenali pada Home page mereka. Termasuk di Bookoopedia yang merupakan situs penjualan buku online, maka search akan sangat membantu calon pembeli untuk menemukan buku yang mereka inginkan. Kotak isian search di Home page Bookoopedia terletak pada sisi kiri, di bawah bagian “keranjang belanja”. Posisi yang sedikit unik, karena umumnya kotak isian search berada pada bagian atas tengah atau kanan situs. Selain itu penyusunan isi bagian seacrh ini terlihat sedikit berantakan. Tulisan “kata kunci” terlihat banyak memakan tempat yang tidak perlu. Kemudian tombol “cari” berada di bawah kotak isian sedangkan tombol “?” berada tepat di sampingnya. (Arizal)

(… bersambung)

Comments (1)

Web Usability : Bookoopedia.com

Postingan saya kali ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Interaksi Manusia-Komputer (Human-Computer Interactions). Saya diminta untuk mengkaji web usability dari sebuah situs Indonesia, yaitu bookoopedia.com.

Sedikit tentang Bookoopedia.com, situs ini merupakan situs penjualan buku online di Indonesia. Buku yang dijual di sini tidak hanya buku-buku terbitan lokal, tapi juga buku-buku impor dari luar negeri. Untuk buku-buku impor, Bookoopedia memesan dari Amazon.com yang kemudian disalurkan ke pemesan di Indonesia.

Oke, sebelum saya membahas lebih lanjut tentang web usability dari situs Bookoopedia.com, mungkin ada baiknya saya berikan sedikit penjelasan tentang apa itu web usability. Bagi pembaca yang sudah mengerti dan bosan dengan penjelasan web usability, saya persilahkan untuk men-skip bagian ini dan lanjut membaca postingan saya berikutnya…

Web Usability

Usability adalah atribut kualitatif yang digunakan untuk menilai seberapa mudah suatu user interface dapat digunakan. Menurut konsultan usability, Jakob Nielsen, usability merupakan bagian dari “usefulness” yang terdiri dari:

  • Learnbility: Seberapa mudah seorang pengguna dapat melakukan task dasar dari suatu antarmuka pada saat mereka baru pertama kali menggunakannya?
  • Efficiency: Setelah pengguna memahami antarmuka tersebut, seberapa cepat mereka dapat melakukan tasknya?
  • Memorability: Saat pengguna kembali menggunakan antarmuka tersebut setelah beberapa lama tidak menggunakan, seberapa mudah mereka dapat kembali terbiasa?
  • Errors: Seberapa banyak kesalahan yang dilakukan pengguna, seberapa parah kesalahannya, dan seberapa mudah mereka dapat mengatasi kesalahan tersebut?
  • Satisfaction: Seberapa menyenangkankah dalam menggunakan antarmuka tersebut?

Usability  sering kali diasosiasikan dengan fungsionalitas produk disamping sebagai satu-satunya karakteristik dariuser interface. Usability adalah contoh dari kebutuhan non-fungsional, sehingga usability tidak bisa langsung diukur tetapi harus dihitung dengan rata-rata ukuran atau atribut tak-langsung, seperti banyaknya laporan masalah dalam kemudahan penggunaan sistem. (wikipedia.com)

Demikian penjelasan singkat mengenai apa itu web usability yang saya kutip (dan terjemahkan) dari wikipedia. Selanjutnya untuk membahas web usability situs bookoopedia.com saya akan menggunakan referensi dari buku Don’t Make Me Think karangan Steve Krug. Buku yang sangat mengasyikkan untuk dibaca karena banyak menggunakan contoh gambar-gambar dan cara penyampaian yang sederhana dan kocak. (Arizal)

(… bersambung ke post berikutnya)

Comments